Kamis, 09 Desember 2010

FUNGSI OTAK KANAN DAN KIRI

Penemuan penting di dalam sejarah otak adalah kesadaran kita bahwa berbagai bagian otak mengendalikan fungsi yang berbeda-beda. Bagian-bagian otak adalah

Batang Otak, mengendalikan fungsi-fungsi penyangga kehidupan dasar misalnya pernapasan dan laju denyut jantung. Mengontrol tingkat kesiagaan. Menyiagakan anda terhadap informasi sensorik yang masuk. Mengendalikan suhu. Mengendalikan proses pencernaan. Menyampaikan informasi dari serebelum.

Serebelum atau otak kecil atau otak belakang, mengendalikan gerakan tubuh dalam ruang dan menyimpan ingatan untuk respon-respon dasar yang dipelajari.

Sistem Limbik atau otak tengah, yang posisinya sedikit lebih ke depan dan terdiri atas Talamus dan Ganglia Basal atau otak tengah. Sistem Limbik penting bagi pembelajaran dan ingatan jangka pendek tetapi juga menjaga homeostatis di dalam tubuh (tekanan darah, suhu tubuh dan kadar gula darah). Terlibat dalam emosi ketahanan hidup dari hasrat seksual atau perlindungan diri.
Menurut ilmuwan Robert Ornstein "suatu cara untuk mengingat fungsi sistem limbik adalah empat F, yang penting untuk kelangsungan hidup : Feeding (memberi makan), Fighting (berkelahi), Fleeing (melarikan diri), dan reproduksi sosial (F yang satu ini tidak disebutkan oleh sang pengarang buku.. kenapa ya.. :p).

Sistem Limbik mengandung Hipotalamus, yang sering dianggap sebagian bagian terpenting dari 'otak mamalia'. Hipotalamus meskipun kecil (besarnya hanya sepatuh gula kotak) dan beratnya hanya empat gram, hipotalamus mengatur hormon, hasrat seksual, emosi, makan, minum, suhu tubuh, keseimbangan kimiawi, tidur dan bangun, sekaligus mengatur kelenjar utama dari otak (kelenjar pituitari). Hipotalamus adalah bagian otak yang memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak, misalnya kapan kita lapar.

Serebum atau korteks serebral, membungkus seluruh otak dan posisinya berada di depan. Serebum adalah karya besar evolusi alam dan bertanggung jawab atas berbagai keterampilan termasuk ingatan, komunikasi, pembuatan keputusan dan kreativitas. Fungsi : pengaturan, ingatan, pemahaman, komunikasi, kreativitas, pembuatan keputusan, mind mapping, bicara, musik. Serebum dibungkus oleh suatu lapisan berkerut-kerut berupa sel-sel saraf setebal seperdelapan inci yang amat sangat menakjubkan, yang dikenal sebagai korteks serebral. Sifat kortekslah yang merumuskan kita sebagai manusia.

Area terpenting otak yang perlu dipahami dalam mengenali kekuatan otak adalah serebrum atau yang sering disebut 'otak kiri dan kanan'.

Serebum membagi tugas ke dalam dua kategori utama yaitu tugas otak kanan dan otak kiri.
tugas otak kanan antara lain irama, kesadaran ruang, imajinasi, melamun, warna, dimensi dan tugas tugas yang membutuhkan kesadaran holistik atau gambaran keseluruhan. Tugas otak kiriantara lain kata-kata, logika, angka, urutan, daftar dan analisis.

Istilah-istilah populer yang memayungi kegiatan belahan otak kiri adalah
- Akademik

- Intelektual
- Bisnis

Belahan otak kanan :
- Artistik
- Kreatif
- Naluriah

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa kekuatan dan kelemahan yang berkelanjutan dari keterampilan kortikal setiap orang lebih merupakan fungsi kebiasaan daripada desain dasar otak. Bila seseorang memiliki kelemahan pada area tertentu, kemudian dilatih maka keterampilan dan kekuatan orang tersebut di area-area lain ikut menguat. Misalnya A lemah dalam keterampilan menggambar dilatih menggambar dan melukis, maka kinerja akademisnya akan meningkat secara keseluruhan, terutama pada bidang-bidang seperti geometri dimana persepsi dan imajinasi berperan penting.

Contoh lain adalah keterampilan yang dimiliki otak kanan yaitu melamun yang sangat penting bagi ketahanan hidup otak. Melamun memberi istirahat yang sangat diperlukan kepada bagian-bagian otak yang melakukan pekerjaan analitis dan pengulangan, melatih pemikiran proyektif dan imajinatif dan memberi kita kesempatan untuk mengintehrasikan dan mencipta. Kebanyakan jenisu besar menggunakan lamunan yang diarahkan untuk membantu mereka memecahkan masalah, menghasilkan ide dan mencapai tujuan.

Bila anda hanya mengandalkan salah satu sisi otak dan melalaikan sisi lainnya, anda mengurangi potensi keseluruhan otak secara drastis.

Jumat, 03 Desember 2010

FOTOGRAFI

Fotografi (Photography, Ingrris) berasal dari 2 kata yaitu Photo yang berarti cahaya dan Graph yang berarti tulisan / lukisan. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses melukis / menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada cahaya, berarti tidak ada foto yang bisa dibuat.



Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).

Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO / ASA (ISO Speed), Diafragma (Aperture), dan Kecepatan Rana (Speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed selanjutnya disebut sebagaiEksposur (Exposure)

Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO fotografi (Photography, Ingrris) berasal dari 2 kata yaitu Photo yang berarti cahaya dan Graph yang berarti tulisan / lukisan. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses melukis / menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada cahaya, berarti tidak ada foto yang bisa dibuat Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa). Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO / ASA (ISO Speed), Diafragma (Aperture), dan Kecepatan Rana (Speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed selanjutnya disebut sebagai Eksposur (Exposure) Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO

Fotografi menurut Pak Didiet :
1. file yang digunakan RAW, bukan JPEG dan yang lainnya untuk menjadikan foto yang bagus.
2. Jangan diedit, untuk tidak menghilangkan nilai dari poto itu sendiri.
3. bertanggung jawab dalam setiap poto yang diambil.
4. ISO adalah keterangan, semakin tinggi angka iso akan semakin terang dan semakin berbintik.
5. Speed adalah 1/8-1/3200 bahkan lebih.
6. Depth of field terjadi atas kombinasi jarak dengan F point. F point adalah bukaan rana.
7. Pak Didiet mengibaratkan ISO, Speed, local point, depth of field seperti bolpoint yang ditaruh diatas kertas roti, yang semakin lama semakin meluber.

setelah menjelaskan apa yang dimaksud dengan fotografi menurut Pak Didiet sendiri, kemudian ia hanya menunjukkan hasil karya fotografinya yang telah dikerjakan. Munurut Pak Didiet sendiri, foto yang baik merupakan foto yang tidak di edit. Tetapi menurut saya foto bisa saja di edit dan terlihat baik dan bagus asalkan kita menggunakan teknik pengeditan yang cocok dan tidak berlebihan.

Jumat, 26 November 2010

ADVOKASI MEDIA DAN PUBLIC

MEDIA DAN PROMOSI/KOMUNIKASI KESEHATAN MASYARAKAT
         -Penggunaan media massa dalam promosi kesehatan: bagian penting
         komunikasi kesehatan.
         -50 tahun terakhir jadi kekuatan dahsyat bagi pendidikan kesehatan dan
         perubahan perilaku.
         -Memainkan peran dalam perubahan sosial

         KEPRIBADIAN TERBELAH MEDIA
         Di satu sisi, media mendukung pendidikan kesehatan masyarakat 
         Di sisi lain, iklan juga hebat pengaruhnya terhadap gaya hidup masyarakat.
         –Iklan jadi tangan tak kasat mata yang memengaruhi kebijakan redaksi 
         –Iklan jadi penabuh genderang konsumsi 
         –“Say No” versus “Siapa Takut!”

         PERUBAHAN SOSIAL vs KEMAPANAN
         -Media massa sebagai sarana promosi kesehatan yang efektif harus punya
         komitmen pada perubahan sosial.
         -Celakanya, media justru berada dalam bisnis untuk mempertahankan kemapanan.
         -Media dimanfaatkan dalam mutualisme konspiratif Penguasa dan Pengusaha.
         -Penggunaan media massa untuk advokasi kesehatan jadi dilema.
         -Advokasi kesehatan: politis & kontroversial 

         PEMASARAN SOSIAL
         -Pemasaran Sosial: model pendekatan sistematis menggunakan riset konsumen dan sejumlah
         saluran komunikasi untuk memengaruhi dan mengubah perilaku penduduk secara spesifik 
         -Komunikasi Kesehatan = Gabungan aneka disiplin: pemasaran sosial, antropologi, analisis perilaku, advertising, komunikasi, pendidikan dll 

         5 LANGKAH PEMASARAN SOSIAL UNTUK KESEHATAN
         1. Penilaian (assess)
         2. Perencanaan (plan)
         3. Pre-test materi edukasi (pre-test)
         4. Penerapan intervensi (deliver)
         5. Pemantauan (monitor)

         P- PROCESS
         Model P-Process Johns Hopkins juga punya 5 langkah:
         – Analisis 
         –Desain strategis 
         –Pengembangan-pretesting-revisi-produksi 
         –Manajemen-implementasi-pemantauan 
         –Evaluasi dampak 
         Langkah tambahan: perencanaan kelangsungan program

         KEKUATAN DAN KELEMAHAN PEMASARAN SOSIAL
         -Pendekatan populer memanfaatkan prinsip-prinsip periklanan dan pemasaran
         untuk “menjual” perilaku sehat yang positif 
         -Kerap dikritik hanya mempromosikan jalan keluar tunggal  bagi masalah kesehatan masyarakat yang kompleks. Juga mengabaikan kondisi-kondisi yang dapat mempertahankan/meningkatkan penyakit 




         ADVOKASI MEDIA
         -Advokasi media: penggunaan strategik media massa untuk meningkatkan inisiatif sosial dan masyarakat 
         -Menstimulasi peliputan media secara luas untuk membentuk ulang debat publik dan meningkatkan dukungan masyarakat bagi kebijakan publik yang efektif dalam masalah kesehatan masyarakat 
         -Advokasi media tak langsung berupaya mengubah perilaku berisiko individual
         -Memfokuskan pada perubahan cara pemahaman masalah sebagai isu kesehatan masyarakat (mendorong peliputan media tentang aspek etis dan legal promosi rokok di kalangan remaja)

         KEKUATAN ADVOKASI MEDIA
         -Advokasi media: konsep yang relatif baru 
         -Banyak dikaitkan dengan gerakan pengendalian rokok di AS, Inggris, Kanada 
         -Esensi advokasi media lebih dari sekadar meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang masalah kesehatan. Kekuatannya justru pada melibatkan masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan publik.

         JENIS-JENIS ADVOKASI LAIN
         -Selain advokasi media, ada advokasi litigasi, advokasi legislasi, dan advokasi masyarakat, serta advokasi pemerintah 
         -Dengan mengadvokasi media, reporter hingga pemimpin redaksi dijadikan mitra 
         -Jenis-jenis advokasi lain juga punya “nilai berita” bagi kalangan wartawan 
         -Semuanya bersinergi jadi: KAMPANYE PUBLIK

         SENJATA AMPUH: RASA MALU
         -Masyarakat mau mendengar apa-apa yang menarik bagi mereka.
         -Pejabat tertarik mendengar apa-apa yang mempermalukan mereka 
         -Radio dapat amat efektif digunakan untuk advokasi kesehatan masyarakat:
         1. Under-used media
         2. Narrowcasting and self-targeting media

         EVOLUSI JURNALISME-
         -Tidak selalu “Bad news is good news”
         -Buktinya muncul Jurnalisme Damai (pada saat ethnic-cleansing diRwanda), Compassionate Journalism (Jurnalisme Empati) untuk AIDS
         -Bukan hanya Jurnalisme Fakta, tapi sudah berevolusi menjadi Jurnalisme Makna, yang “memproduksi” makna 

Senin, 22 November 2010

REBRANDING SEBUAH STATION TV TPI MENJADI MNC

TPI pertama kali mengudara pada 2 Januari 1991 selama 2 jam dari jam 08.00-10.00 WIB. TPI diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1991 di Studio 12 TVRI Senayan, Jakarta Pusat. Pada awal pendiriannya, tahun 1991 TPI hanya ingin menyiarkan siaran edukatif saja. Saat itu TPI hanya mengudara 4 jam. Salah satunya dengan bekerjasama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyiarkan materi pelajaran pendidikan menengah. Sejak itu TPI mengudara 4 jam, lalu sejak Juni 1991 menjadi 6,5 jam. Lalu menjelang akhir 1991 sudah 8 jam. 

SEGMEN PENONTON:
Nama TPI memang identik dengan televisi pendidikan, sehingga sulit berkembang secara komersial. Image yang berkembang juga mengelompokan segmen penonton stasiun TV yang bernaung dibawah bendera PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia tersebut ke posisi menegah bawah. Rencana perubahan nama juga tidak dilakukan secara mendadak namun sudah disetujui oleh pemegang saham perseoan pada Rapat Pemegang Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Maret 2010 lalu.  Pemilihan nama MNC TV berdasarkan alasan bahwa nama besar MNC sudah memiliki kualitas yang baik di industri media, khususnya penyiaran. 

  

PERUBAHAN HARUS MENYELURUH

meliputi :
a. perubahan logo dan merk harus dilakukan menyeluruh dan fokus.
b. dampak perubahan harus menyentuh pada perubahan budaya.
c. fokus dalam setiap kegiatan operasionalnya setiap hari dalam perencanaan strategisnya.
Banyak stasiun TV yang mengubah nama tetapi tetap tidak memberikan dampak baru.


PROSES RELAUNCH 2
a. aspek penjualan dan pemasaran dengan mempertimbangkan masukkan dari para pengiklan/advertiser.
b. aspek pemirsa dengan mempertimbangkan hasil riset (internal atau eksternal).

PROSES RELAUNCH 3
a. membuat jadwal atau tata waktu tahapan relaunch
b. mengurus hak kekayaan intelektual atau perubahan logo dan merk
c. membuat rencana turunan atas perubahan logo dan merk dan proses dari relaunch tersebut
d. mengurus pemberutahuan perubahan logo dan merk tersebut kepada pihak berwenang dan tidak terbatas pada menkoinfo.

3 Hal penting yang ingin disampaikan melalui logo baru :
a. simple
b. modern
c. solid atau kokoh

BRAND PERSONALITY
Simple, luxury, elegant, expensive, bright, playful, adventures, modern.
MNC TV tidak menunjuk konsultan untuk relaunch. Proses dilakukan dengan mengadakan sayembara karyawan. team promo dan post pro mempersiapkan rancangan perubahan dan blue printnya. 

Senin, 15 November 2010

MEDIA ONLINE

Media online adalah sarana pembelajaran yang cukup efektif yang saat ini cukup di minati oleh semua kalangan, baik kalangan mahasiswa, siswa sekolah menengah, dan beberapa praktisi pengajar pendidikan seperti dosen, dan guru. 


Di era perkembangan pendidikan saat ini, segala macam tekhnologi sudah semakin berkembang dengan canggih. Dengan memanfaatkan media online, yang berfungsi sebagai bahan tambahan untuk mengakses segala informasi yang di butuhkan dalam pendidikan, nampaknya media online memang menjadi situs yang sedang berkembang saat ini. 


Melalui media online, orang- orang tidak hanya dapat mengekses informasi yang di butuhkan namun juga dapat saling bertukar informasi melalui forum diskusi yang terdapat pada media online tersebut. Media online yang terdiri dari blog, wikipedia, dll merupakan beberapa contoh dari bentuk media online. Segala yang terakses dalam media online tersebut, merupakan informasi yang di buat dengan benar adanya. Bila terdapat kemungkinan mengenai kesalahan informasi yang terdapat pada media online tersebut, tentunya akan langsung di ralat oleh yang menulis situs tersebut.


Perkembangan zaman yang semakin canggih, membuat orang- orang tidak lagi mencari informasi dari buku atau media cetak lain seperti koran, atau majalah. Dengan memikirkan kecepatan waktu untuk dapat memperoleh informasi dengan cepat melalui media online, orang tentu langsung lebih memilih untuk mengakses media online seperti blog- blog yang sudah banyak terdapat pada situs internet. Dengan mengakses blog, maka informasi dapat dengan cepat di peroleh tentunya dapat melakukan interaksi juga dalam media tersebut


Adapun kelebihan media online lainnya di tinjau dari aspek komunikasi, yang mengaitkan komunikasi dua arah. Mengapa demikian ? Hal ini karna adanya keterlibatan pembaca dalam media online tersebut. Segala bentuk seperti komentar yang di post dari pembaca dalam situs media online, merupakan bentuk komunikasi dua arah. Forum diskusi yang di sediakan pada blog- blog tersebut itulah yang memunculkan beberapa orang yang saling terkait untuk berkomunikasi pada blog.  Bentuk jejaring sosial lainnya seperti facebook, friendster, dll adalah media online yang saat ini mengalami hal tersebut. Termasuk di dalamnya citizen journalism atau yang di kenal dengan problem jurnalisme warga.


Kekuatan media lainnya, berupa :
• Cetak : berita di sajikan mendalam (komprehensif)
• Televisi : mengutamakan gambar, lalu teks (audio)
• Radio : mengutamakan suara (audio)


Dan bagaimana dengan online ?
• Ruang tempat tidak terbatas
• Penyajian dapat berupa teks, foto, video, audio, maupun info grafik
• Periodisasi terbit 60/24/7
• Bersifat interaktif/ forum social network


Media yang lainnya telah mencangkup media lainnya (new media), yang terdiri atas :
• Era baru jurnalisme
• Menyajikan semua jenis informasi
• Convergent journalism jadi trens
• Proses produksi cross media
• Journalis multi skill artinya : reporter bisa melaporkan foto, video, radio, tulis.




Sabtu, 30 Oktober 2010

CONSUMER BEHAVIOUR

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990), Perilaku konsumen merupakan tindakan–tindakan yang terlibat secara langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi, dan membuang suatu produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan – tindakan tersebut.
Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005).
Perilaku konsumen menitik beratkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian. Sebagaian besar adalah faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan oleh pemasaran, tetapi harus diperhitungkan. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah :
  • Faktor-faktor Kebudayaan
Kebudayaan
Kebudayaan merupakan faktor penentu yang paling dasar dari keinginan dan perilaku seseorang. Bila makhlik-makhluk lainnya bertindak berdasarkan naluri, maka perilaku manusia umumnya dipelajari.
Seorang anak yang sedang tumbuh mendapatkan seperamgkat nilai, persepsi, preferensi dan prilaku melalui suatu proses sosialisasi yang melibatkan keluarga dan lembaga-lembaga sosial penting lainnya.
Sub-Budaya
Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan  identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :
  1. kelompok nasionalisme
  2. kelompok keagamaan
  3. kelompok ras
  4. area geografis
Kelas Sosial
Kelas-kelas sosial adalah kelompok-kelompok yag relative homogen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hirarki dan keanggotaannya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang serupa
  • Faktor-faktor Sosial
Kelompok Referensi
Kelompok referensi seseorang tersiri dari seluruh kelompok yang mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap sikap atau perilaku seseorang. Beberapa diantaranya adalah :
  1. kelompok-kelompok primer, yang dengan adanya interaksi yang cukup berkesinambungan, seperti keluarga,teman, tetangga dan teman sejawat.
  2. kelompok-kelompok sekunder, yang cenderung lebih resmi dan yang mana interaksi yang terjadi kurang berkesinambungan.
  3. kelompok aspirasi adalah kelompok yang seseorang ingin menjadi anggotanya.
  4. kelompok diasosiatif (memisahkan diri) adalah sebuah kelompok yang nilai atau perilakunya tidak disukai oleh individu.
Orang umumnya sangat dipengaruhi oleh kelompok referensi mereka pada tiga cara, yaitu :
  1. kelompok referensi yang memperlihatkan pada seseorang perilaku dan gaya hidup baru.
  2. mereka juga mempengaruhi sikap dan konsep jati diri seseorang karena orang tersebut umumnya ingin “menyesuaikan diri”.
  3. mereka menciptakan tekanan untuk menyesuaikan diri yang dapt mempengaruhi pilihan produk dan merek seseorang.
Keluarga
Kita dapat membedakan antara dua keluarga dalam kehidupan pembeli, yaitu :
  1. keluarga orientasi, yang merupakan orang tua seseorang.
  2. keluarga prokreasi, yaitu pasangan hidup anak-anak seseorang keluarga merupakan organisasi pembeli dan konsumen yang paling penting dalam suatu masyarakat dan telah diteliti secara intensif.
Peran dan Status
Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status.
  • Faktor-faktor Pribadi
Umur dan Tahapan dalam Siklus Hidup
Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga. Beberapa penelitian terakhir telah menidemtifikasi tahapan-tahapan dalam siklus hidup psikologis. Orang-orang dewasa biasanya mengalami prubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya.
Pekerjaan
Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produksi dan jasa tertentu.
Keadaan Ekonomi
Yang dimaksud dengan keadaan konomi seseorang adalah terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan, tabungan dan hartanya, kemampuan untuk meminjam dan sikap terhadap mngeluarkan lawan menabung.
Gaya Hidup
Gaya hidup seseorang adalah pola hidup di dunia yang diekspresikan oleh kegiatan, minat dan pendapatan seseorang. Gaya hidup menggambarkan “seseorang secara keseluruhan” yang berinteraksi dengan lingkungannya.
Kepribadian dan Konsep Diri
Yang dimaksud dengan kepribadian adalah karakteristik psikologid yang berbeda dari setiap orang yang memandang responnya terhadap lingkungan yang relative konsisten. Kepribadian dapat merupakan suatu variable yang sangat berguna dalam menganalisa perilaku konsumen.
  • Faktor-faktor Psikologi
Motivasi
Beberapa kebutuhan bersifat biogenic, kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu, seperti rasa lapar, rasa haus, rasa tidak nyaman. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan yang timbul dari keadaan fisiologis tertentu, seperti kebutuhan untuk diakui, kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima.
Teori teori Motivasi, yaitu :
-Teori motivasi Freud, mengasumsikan bahwa kekuatan-kekuatan psikologis yang sebenarnya membentuk perilaku manusia sebagian besar bersifat dibawah sadar.
-Teori motivasi Maslow, menjelaskan mengapa seseorang didorong oleh kebutuhan-kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
-Teori motivasi Herzberg, mengembangkan “teori motivasi dua faktor” yang membedakan antara faktor yang menyebabkan ketidakpuasan dan faktor yang menyebabkan kepuasan.
Persepsi
Persepsi  (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadapstimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasikan, mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berari dari dunia ini. Orang dapat memiliki persepsi yang berbedq dari objek yagn sama karena adanya tiga proses persepsi, yaitu :
-perhatian yang selektif.
-gangguan yang selektif.
-mengingat kembali yang selektif.
Proses Belajar
Proses belajar menjelaskan perubahan dalamperilaku seseorang yang timbul dari pengalaman.
Pembelajaran (learning) merupakan proses belajar yang dilakukan seseorang setelah membeli produk tersebut dengan melihat apakah produk tersebut memiliki kegunaan dan akan dijadikan sebagai alternatif dalam pembelian selanjutnya.
Kepercayaan dan Sikap
Kepercayaan adalah suatu gagasan deskriptif yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu.
Sifat dari Peilaku Konsumen
1. Consumer Behavior Is Dynamic
Perilaku konsumen dikatakan dinamis karena proses berpikir, merasakan, dan aksi dari setiap individu konsumen, kelompok konsumen, dan perhimpunan besar konsumen selalu berubah secara konstan. Sifat yang dinamis demikian menyebabkan pengembangan strategi pemasaran menjadi sangat menantang sekaligus sulit. Suatu strategi dapat berhasil pada suatu saat dan tempat tertentu tapi gagal pada saat dan tempat lain. Karena itu suatu perusahaan harus senantiasa melakukan inovasi-inovasi secara berkala untuk meraih konsumennya.
2.   Consumer Behavior Involves Interactions
Dalam perilaku konsumen terdapat interaksi antara pemikiran, perasaan, dan tindakan manusia, serta lingkungan. Semakin dalam suatu perusahaan memahami bagaimana interaksi tersebut mempengaruhi konsumen semakin baik perusahaan tersebut dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen serta memberikan value atau nilai bagi konsumen.
3. Consumer Behavior Involves Exchange
Perilaku konsumen melibatkan pertukaran antara manusia. Dalam kata lain seseorang memberikan sesuatu untuk orang lain dan menerima sesuatu sebagai gantinya.